Scrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace Layouts

Rabu, 22 Desember 2010

" Bisa Makan Apa Aku Hari Ini ???"

Itulah kata-kata yang bisa aku gambarkan  yang mungkin selalu terlintas di benak anak-anak jalanan setiap mereka membuka mata di kala pagi menjelang .
Setiap aku melihat wajah mereka yang kusam dan tidak terawat , tapi tersimpan sejuta harapan dan keinginan..Sering aku berada dalam situasi dimana saat aku berada dalam antrian traffic light , mulailah berdatangan para mahluk kecil-kecil untuk memulai misi mulia nya , yaitu mencari rezeki di antara kepulan asap polusi kendaraan. Suatu saat pada situasi yang sama , aq menghentikan motor q tepat di pinggir pembatas jalan lalu aq lihat seorang anak kecil dengan baju lusuh dan tanpa alas kaki berjalan mendekati sebuah mobil lalu dia berkata " Beli Koran , mbak ???" tidak lama kemudian dengan wajah sedih dia pergi mungkin orang yang di dalam mobil tersebut memberikan isyarat bahwa dia tidak membutuhkannya, Sekejap saat itiu aku pun berfikir , apa kaki anak itu tidak kepanasan ??? di waktu matahri tepat berada di atas kepala , dan keadaan jalan yang macet sudah dapat di pastikan kalau aspal di situ memanas , dan bila aku berjalan disana tanapa alas kaki , mungkin aku sudah lompat-lompat karena kepanasan ,tapi anak itu tidak seolah-olah dia sudah sangat bersahabat dengan kondisi yang seperti itu . Tak lama setelah itu anak itu mendekat pada ku dan berkata " Mbak , beli korannya mbak , buat beli makan mbak ...." mendengar kata-kata itu aku langsung merogoh saku ku dan aku menemukan uang lima ribu rupiah dan aku berikan kepadanya seraya berkata " aku gak beli dek , itu buat kamu aja ", seraya tersenyum dia berkata " makasih mbak .." lalu pergi . Bersamaan denagn itu lampu sudah berganti hijau lalu aku mengemudikan motor ku kembali . Sambil jalan aku berfikir sungguh malang nasib anak itu , untuk bisa makan saja mereka harus mencari unang dulu untuk membeli makanan , lalu bagaimana bila dia tidak mendapatkan uang hari ini ??? apakah dia tidak makan ??? dalam hati kecil ku aku merasa sedih , karena hanya lima ribu yang bisa aku berikan , jauuuuh dari cukup untuk biaya makan dia hari ini , taoi mungkin banginya lima ribu sudah sangat cukup paling tidak untuk mengganjal perutnya yang lapar .
Sungguh kejadian yang ironis, ternyata kenyataannya mereka memang sudah terbiasa berpuasa karena memang tidak ada yang bisa di makan , atau tidak ada uang untuk membeli makan,. tidak bisa aku bayangkan bila aku berada di posisi mereka  masih bisa kah aku tersenyum dan tertawa seperti mereka??
Walaupun baju sudah lusuh , tapi tidak sedikit pun mereka merasa malu , karena memang hanya itu yang mereka miliki ,
Tapi ada hal yang bisa di contoh dari mereka yaitu , menjadi orang tegar dan tidak mudah putus asa terhadap keadaan , sesulit apapun hidup ini harus di hadapi .

Anak jalanan tidak perlu di razia ,karena mereka bukan sumber masalah , keberadaan mereka adalah fenomena gejala tentang gambaran nyata kondisi kemiskinan bangsa kita . Melihat fenomena seperti ini tidak seharusnya pemerintah hanya berdiam diri. Karena sesungguhnya mereka adalah tanggung jawab negara yang harus di pelihara , paling tidak biarkan mereka untuk merasakan rasanya menjadi seorang murid , utnuk bisa mendapatkan ilmu di bangku sekolah. Hal ini bertujuan untuk mungkin bisa membantu mereka untuk mendapatkan masa depan yang lebih cerah , atau paling tidak bisa memperbaiki mental mereka untuk berani menatap dunia ...

0 komentar:

Posting Komentar