Scrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace Layouts

Minggu, 07 November 2010

Daerah rawan bencana

Indonesia sedang menangis , bencana demi bencana terus berdatangan silih berganti ,.. bahkan ada yang mengatakan bahwa kita hidup di daerah yang rawan bencana...
Gempa yang melanda sejumlah wilayah di tanah air belakangan ini mencemaskan banyak orang. Korban sudah berjatuhan. Gempa-gempa itu, juga bencana lain, semestinya melecut kita mengatur kehidupan- tata ruang, bangunan dan sebagainya - berbasiskan ilmu pengetahuan dan sejarah alam kita berpijak.

Mengapa indonesia disebut daerah yang rawan bencana???/
jawabannya adalah 
Pertama karena faktor alam itu. Negeri kita ini berdiri di atas pertemuan lempeng-lempeng tektonik itu. Akibatnya negeri ini berada di atas jalur gempa, patahan-patahan yang menyebabkan gempa.
Negeri kita ini juga memiliki banyak gunung berapi. Jumlahnya sekitar 140 gunung yang aktif. Iklim kita yang tropis juga menyebabkan banyak tanah yang tidak stabil. Banyak tanah yang rusak.
Iklim tropis dengan curah hujan yang cukup tinggi memudahkan terjadi pelapukan. Bencana alam seperti longsor, misalnya, itu karena curah hujan di sini cukup tinggi. Itu dari sisi alamnya.
Kedua dari sisi non alam. Negeri kita berpenduduk padat, terutama di Pulau Jawa dan Sumatera. Kalau kawasan timur Indonesia mungkin belum begitu banyak. Infrakstuktur kita tidak didesain sesuai dengan kondisi alam itu. Bangunan rumah, juga bangunan besar seperti gedung, belum banyak disesuaikan dengan kondisi alam ini.
Tata ruang juga belum dikelola dengan ramah bencana. Kebijakan kebencanaan kita juga masih baru. Undang-undang yang mengatur soal ini juga baru terbit tahun 2007. Jadi pelajaran dalam menghadapi bencana, meski semenjak dahulu kala sudah terjadi, kita sangat telat.
karena alasan - alasan itulah mengapa di Indonesia sering terjadi gempa  , dan tidak jarang juga terjadi bencana gunung meletus .
sekarang ini masih banyak gunung-gunung di Indonesia yang masih aktif , selain gunung merapi ada juga gunung -gunung lain yang sudah menunjukkan tanda-tanda waspada , seperti anak krakatau dan gunung kerinci .
selain ancaman gunung merapi masih ada lagi ancaman gempa,tsunami dan banjir  yang jg sudah terjadi diman-mana, menurut para ahli Hampir seluruh wilayah seperti Jawa, Sumatra, Bali bahkan wilayah-wilayah di Timur masuk kategori rawan. Hanya mungkin Kalimantan Tengah dan Barat saja yang relatif bebas dari gempa dan tsunami.
Menurut para ahli yang bisa dilakukan untuk menggulanginya adalah Kita harus membuat peta resiko nasional. Agar lebih jelas bagi kita semua mana daerah yang rawan, mana yang kurang dan yang tidak rawan. sehingga kita bisa berjaga-jaga atau mungkin memindahkan warga yang ada di daerah rawan ke tempat yang lebih aman .
tapi selain itu perlu juga peran aktif dari pemerintah untuk hal yang sekompleks ini.Ke depan pemerintah harus membuat program pemetaan daerah rawan bencana, peta analisis resiko secara nasional dan dampak yang dihasilkan oleh suatu daerah rawan bencana. Sehingga masyarakat selalu waspada dan tahu cara-cara menyelamatkan diri. Dengan begitu kita bisa mengurangi resiko.




0 komentar:

Posting Komentar